cerita inspirasi jilid 2

16 September 2010

 

ASTARI NOVITASARI

H34100037

LASKAR 28

Perkenalkan aku Astari. Kelahiranku memang tidak terlalu spesial dibandingkan kelahiran fenomal anak pasangan Brad Pitt- Jolie, Brangelina, yang diliput di berbagai media massa sebagai top news, terutama majalah gosip. Kebahagiaan hanya dirasakan keluarga kecilku. Namun kebahagiaan dan kehangatan keluarga kecilku hanya dapat kurasakan kurang dari setengah hidupku. Pengaruh lingkungan maupun keegoisan masing-masing individu menyebabkan masa depanku hancur seketika. Perpisahan kedua orangtuaku aku anggap biasa saja. Karena jalan ini terbaik untuk tidak saling menyakiti satu sama lain. Namun seiring berjalannya waktu dampak kenangan pahit itu semakin menyiksa. Terasa sakit memang mengingat kenangan buruk yang kurasakan ketika umurku belum menginjak 9 tahun kala itu. Walaupun aku harus tetap berdiri tegak dan menatap kedepan, menata masa depan seorang diri tanpa dukungan moril seorang ayah.

Aku memang tidak setegar mereka yang berjuang seorang diri meraih kesuksesan walaupun dengan keterbatasan ekonomi dan lingkungan yang kurang mendukung. Setidaknya aku masih beruntung walaupun harus menjadi parasit bagi orangtuaku. Walupun butuh usaha keras dan penghematan besar-besaran untuk mendapatkannya. Perasaan iri selalu menghantui diriku ketika melihat anak lain yang memiliki keluarga komplit. Ayah maupun ibu mereka selalu mengerti perasaan dan kemauan mereka walaupun belum tentu keinginan mereka terwujud. Namun setidaknya perasaan mereka akan lega dan tentu ada sosok tempat mereka mengadu.

Yah beginilah hidupku yang hanya dihiasi fatamorgana dan khayalanku tentang hidupku kedepan dan mengintip kehidupan orang lain yang berbeda jauh dari yang kurasakan. Tapi aku bahagia Allah memberikan pengalaman hidup paling berharga kepadaku yang belum tentu dirasakan oleh orang lain. Mungkin Allah memberiku cobaan lebih berat agar aku bisa bertahan dan belajar arti sabar tentunya untuk menerapkannya. Pelajaran hidup paling berharga dan jangan sampai terjadi di kehidupanku kelak. Akan kubuktikan aku bisa bertahan dan menjadi lebih baik tanpa dukungan seorang ayah. Tetap ibukulah sang idola. Aku bangga punya ibu yang sabar dalam menghadapi cobaan. Walaupun perasaannya selalu tersakiti olehku. Aku minta maaf mungkin kelak jika Allah memperkenankan aku akan membahagiakannya.

ASTARI NOVITASARI

H34100037

LASKAR 28

Perkenalkan aku Astari. Kelahiranku memang tidak terlalu spesial dibandingkan kelahiran fenomal anak pasangan Brad Pitt- Jolie, Brangelina, yang diliput di berbagai media massa sebagai top news, terutama majalah gosip. Kebahagiaan hanya dirasakan keluarga kecilku. Namun kebahagiaan dan kehangatan keluarga kecilku hanya dapat kurasakan kurang dari setengah hidupku. Pengaruh lingkungan maupun keegoisan masing-masing individu menyebabkan masa depanku hancur seketika. Perpisahan kedua orangtuaku aku anggap biasa saja. Karena jalan ini terbaik untuk tidak saling menyakiti satu sama lain. Namun seiring berjalannya waktu dampak kenangan pahit itu semakin menyiksa. Terasa sakit memang mengingat kenangan buruk yang kurasakan ketika umurku belum menginjak 9 tahun kala itu. Walaupun aku harus tetap berdiri tegak dan menatap kedepan, menata masa depan seorang diri tanpa dukungan moril seorang ayah.

Aku memang tidak setegar mereka yang berjuang seorang diri meraih kesuksesan walaupun dengan keterbatasan ekonomi dan lingkungan yang kurang mendukung. Setidaknya aku masih beruntung walaupun harus menjadi parasit bagi orangtuaku. Walupun butuh usaha keras dan penghematan besar-besaran untuk mendapatkannya. Perasaan iri selalu menghantui diriku ketika melihat anak lain yang memiliki keluarga komplit. Ayah maupun ibu mereka selalu mengerti perasaan dan kemauan mereka walaupun belum tentu keinginan mereka terwujud. Namun setidaknya perasaan mereka akan lega dan tentu ada sosok tempat mereka mengadu.

Yah beginilah hidupku yang hanya dihiasi fatamorgana dan khayalanku tentang hidupku kedepan dan mengintip kehidupan orang lain yang berbeda jauh dari yang kurasakan. Tapi aku bahagia Allah memberikan pengalaman hidup paling berharga kepadaku yang belum tentu dirasakan oleh orang lain. Mungkin Allah memberiku cobaan lebih berat agar aku bisa bertahan dan belajar arti sabar tentunya untuk menerapkannya. Pelajaran hidup paling berharga dan jangan sampai terjadi di kehidupanku kelak. Akan kubuktikan aku bisa bertahan dan menjadi lebih baik tanpa dukungan seorang ayah. Tetap ibukulah sang idola. Aku bangga punya ibu yang sabar dalam menghadapi cobaan. Walaupun perasaannya selalu tersakiti olehku. Aku minta maaf mungkin kelak jika Allah memperkenankan aku akan membahagiakannya.

Filed in Academic at 5:49 am

no comments

CERITA INSPIRASI

 

ASTARI NOVITASARI

H34100037

LASKAR 28

Bill Gates, semua orang tentu mengenalnya. Pria berusia 52 tahun ini adalah sosok paling menginspirasi buatku. William Henry Gates III, lengkapnya. Aku menggambarkannya sebagai sosok paling jenius dalam dunia mengutak-atik komputer. Hanya dengan seperangkat komputer dia mampu mengeruk kekayaan melebihi kekayaan raja minyak sekalipun. Bermodalkan otak dan tekad pantang menyerah, ia mampu menempatkan dirinya berada di puncak posisi pertama orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 hingga 2007). Sebetulnya kekayaan bukanlah patokan utama kesuksesan seseorang. Namun berkat masterpiece-nya berupa program software pertama untuk mikro komputer s inilah awal mula Microsoft. Satu-satunya perusahaan yang mampu menempatkan dirinya menjadi perusahaan tersukses! Pundi-pundi dolar mengalir ke kantong Bill Gates maupun perusahaan yang digawanginya.

Berkat konstribusinya terhadap kemajuan dunia teknologi, penghargaan kesatriaan (Knight Commander of the Order of the British Empire) diberikan ole Ratu Elizabeth II. Sebuah prestasi yang tidak dapat dianggap remeh. Berkat penemuannya, umat manusia di seluruh penjuru dunia mampu mengefisienkan waktu dalam bekerja. Personal computer berbasis Microsoft mempermudah kita dalam berkerja maupun menyerap informasi secara mudah dan cepat. Coba bayangkan tanpa adanya personal komputer dunia akan semakin gelap dan jauh dari kecanggihan teknologi. Microsoft milik Bill Gates merupakan batu loncatan bagi perusahaan perangkat lunak maupun keras lainnya untuk semakin termotivasi menghasilkan produk yang bernilai jual tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat tentunya.

Bill Gates hanyalah manusia biasa sama seperti kita. Namun kepintaraannya mampu menempatkan dia pada posisi dimana semua orang menghormatinya dan mengaguminya. Semua pencapaian itu tak didapatkan dengan hanya memutar balikan telapak tangan saja. Namun butuh perjuangan dan pengorbanan baik terhadap waktu maupun tenaga. Bill Gates-lah inspirasiku. Walaupun dia rela mengundurkan diri dari Harvard University, justru semangat untuk meraih kesuksesan lebih tinggi dibandingkan mereka yang mengendon 4 tahun di kampus tanpa arah pandangan hidup ke depan yang jelas.

Filed in Academic at 5:45 am

no comments